16 Tips Aman Membawa Barang Menggunakan Sepeda Motor

Umumnya masyarakat menilai sepeda motor sebagai alat transportasi yang super ekonomis dan juga lebih efisien.

Banyak yang menilai kelebihan sepeda motor adalah lebih efisien secara waktu maupun biaya. Membawa barang dengan motor juga banyak dilakukan oleh orang-orang.

Hanya saja bagi pengendara motor yang membawa barang maka sangat penting untuk memperhatikan faktor-faktor keselamatan berkendara.

Dimana beberapa hal yang penting dipertimbangkannya adalah penempatan, jumlah dan volume barang, dimana hal ini sangat berpengaruh terhadap keseimbangan saat membawa motor.

Pengendara Motor di Jalan Raya Cilegon
Pengendara Motor di Jalan Raya Cilegon | Sumber gambar: Wikimedia.org

Tips Aman Membawa Barang Menggunakan Motor

#1. Barang muatan yang dibawa hendaknya tidak melebihi lebar setang kemudi sepeda motor, hal ini agar pengemudi tetap bisa untuk melihat ke bagian belakang dengan menggunakan spion.

Selain itu, pentingnya barang muatan tidak boleh melebihi lebar setang adalah untuk mencegah terjadinya senggolan dengan pengendara lain yang ada di kiri-kanan saat di jalan.

Barang yang dibawa jika terlampau lebar maka akan rentan menyenggol kendaraan yang ada di samping.

Tinggi Barang Tidak Boleh Melebihi Pundak Pengendara Motor
Sumber gambar: Solopos.com

#2. Hindari tinggi barang yang melebihi punggung pengendara, jangan membawa barang yang terlalu tinggi. Hal ini supaya aerodinamis sepeda motor tidak terganggu, sehingga pergerakan sepeda motor bisa tetap stabil.


#3. Tentunya berat muatan tidak boleh melebihi beban maksimal yang diizikan. Untuk mengetahui beban maksimal yang diperbolehkan maka Anda biasanya bisa melihat di buku pedoman pemilik kendaraan.

Membawa barang yang terlampau berat dapat menyebabkan keseimbangan sepeda motor menjadi terganggu.

Selain itu, jika barang bawaan terlalu berat, maka ketika melewati jalan yang menikung maupun menanjak maka bisa menimbulkan masalah dan menyulitkan pengendara, terutama dalam keseimbangan.

#4. Hindari membawa barang yang (terutama barangnya besar atau jumlahnya banyak) di depan pengemudi, hal ini bisa sangat membahayakan karena akan membuat pandangan ke depan (jalan) menjadi terganggu.

Selain itu, menaruh barang yang terlalu banyak di depan juga akan menyulitkan kontrol kemudi dan penggunaan rem sepeda motor.

#5. Nah, ini sangat penting, Anda harus memastikan barang yang dibawa di motor, sebelumnya telah dipastikan terikat kuat pada sepeda motor.

Sehingga mencegah barang bawaan mengganggu keseimbangan pengendara, atau bahkan terjatuh saat di jalan raya.

#6. Anda juga perlu memastikan lampu sein maupun lampu rem belakang tidak tertutup oleh barang bawaan.

Hal yang membahayakan jika lampu sein dan rem tertutup oleh barang bawaan, sehingga pengendara yang ada di belakang menjadi tidak bisa memperoleh tanda informasi terkait perubahan arah sepeda motor Anda.

Tas Punggung (Backpack)
Tas Punggung (Backpack) | Sumber gambar: Flickr.com

#7. Menggunakan backpack (tas punggung) merupakan cara yang bagus ketika Anda membawa barang-barang yang ukurannya tidak terlalu besar.

Tas punggung juga bisa bermanfaat sebagai pelindung tambahan bagi tulang punggung jika yang dibawa adalah barang-barang yang rata dan lembut (seperti buku).

#8. Tali-tali yang digunakan untuk mengikat pastikan agar tidak mudah terlepas, karena bisa sangat mebahayakan apabila bisa sampai terbelit di rantai dan roda motor. Anda harus memastikan tali terikat kencang sebelum memulai perjalanan di jalan raya.

#9. Nah, pada beberapa jenis motor bebek dan scooter matic telah memberikan fasilitas bagasi yang bisa Anda gunakan untuk meletakan barang.

Apabila Anda membutuhkan bagasi tambahan, maka disarankan agar Anda menggunakan bagasi tambahan, agar kapasitas barang yang dibawa bisa lebih banyak dan aman.


#10. Kalau memungkinkan distribusikan beban barang bawaan secara merata. Apabila menggantung barang bawaan di bagian stang motor maka hal ini bisa mengganggu kendali motor pada pengendara.

Demikian juga, apabila terlalu banyak mengisi barang yang volumenya berat di bagasi tambahan (yang ada di belakang) maka dapat mengakibatkan ban depan cenderung terangkat.

#11. Jika Anda memakai bagasi tambahan di bagian belakang (box) maka ada hal yang penting diperhatikan, yaitu pada bagian suspensi roda belakang.

Ada kemungkinan diperlukan adanya modifikasi di suspensi belakang, hal itu sebab saat melewati tikungan maka beban tersebut akan memberikan tekanan lebih pada bagian ban belakang.

Motor dengan Bagasi Tambahan
Motor dengan Bagasi Tambahan | Sumber gambar: Nc700x.wordpress.com

#12. Jika Anda menggunakan bagasi tambahan yang terdiri dari dua bagasi (dipasang di kanan dan kiri), maka pastikan beban yang dimasukkan pada keduanya bisa merata, sehingga menjaga keseimbangan motor tetap baik.

#13. Jika Anda berboncengan, maka Anda bisa meletakan barang bawaan di depan (sela antara setang dan jok depan), ini bisa dilakukan ketika Anda menggunakan jenis motor bebek. Atau bisa dibagian atas tangki jika Anda menggunakan jenis motor sport.

Ingat! Jika Anda meletakan barang di depan maka tinggi barang jangan sampai menghalangi pandangan. Selain itu, jangan sampai barang-barang bawaan yang ditaruh di depan bisa mengganggu stang kemudi karena sangat berbahaya.

#14. Karena Anda berpegian dengan membawa barang (apalagi jika bebannya banyak) maka Anda harus lebih teliti lagi dalam memastikan kondisi kendaraan.

Sebelum pergi, sediakan waktu untuk mengecek sepeda motor Anda. Pastikan rantai, rem dan hal-hal penting lainnya bekerja dengan normal (baik).

#15. Untuk keamanan, maka jangan membawa motor dengan kecepatan tinggi seperti ketika mengedarai motor tanpa barang.

Jika sedang membawa barang (apalagi banyak) maka Anda harus selalu ingat agar membatasi kecepatan. Sehingga meminimalisir bahaya akibat gangguan keseimbangan karena beban barang.

#16. Usahakan agar beban di motor jangan terlalu berat, termasuk ketika mengendarai motor dengan beban penumpang berlebih (seperti bonceng tiga) atau membawa barang yang terlalu berat.

Hal ini tidaklah baik karena akan memaksa motor untuk bekerja terlalu keras. Selain itu, beban yang “diderita” velg dan shock breaker menjadi terlalu besar, hal ini menyebabkannya cepat rusak.

Mengenai aturan pemerintah atau kepolisian mengenai membawa barang di motor. Dikutip dari laman Metrotvnews.com, Asep Wawan, Instruktur Safety Riding PT Daya Adicipta Mustika, menjelaskan bahwa sebenarnya pengendara sepeda motor boleh untuk membawa barang, namun tetap harus mematuhi aturan keamanannya.

"Kepolisian masih memberikan longgaran tentang membawa barang di motor. Hal ini masuknya ke dalam etika berkendara," kata Asep Wawan.

Hanya saja, pihak kepolisian telah memberikan aturan untuk membatasi barang bawaan di sepeda motor.

Dimana dari segi dimensinya, maka lebarnya tidak boleh lebih lebar dari setang motor, dan tingginya barang tidak boleh lebih dari pundak pengendara.

Diluar hal itu maka sudah menyalahi aturan dari pihak kepolisian. Asep Wawan juga menjelaskan bahwa membawa barang yang lebih dari itu menyebabkan handling saat berkendara akan mengalami gangguan.


Tulisan Terkait: