18 Tips Menenangkan Hati dan Pikiran (Agar Hidup Bahagia)


Nikmat yang sangat besar dalam hidup ini adalah memiliki kondisi hati dan pikiran yang selalu tenang. Banyak orang yang bekerja banting tulang untuk mencari uang, dengan harapan bisa bahagia setelahnya. Entah anggapan ini benar atau tidak.

Yang jelas, seperti yang dikatakan banyak orang bahwa uang tidak selalu bisa memberikan kebahagiaan, jadi tidak perlu seseorang memasakan diri untuk kaya raya jika memang tidak memungkinkan untuk itu.

Stres pada pikiran terjadi karena kondisi pikiran yang kalut, yang terfokus pada permasalahan yang sedang dihadapi. Dimana hampir setiap saat selalu memikirkan masalah tersebut.

Terlalu berlebihan dalam bekerja justru bisa memicu stres. Meskipun Anda sibuk sekali, akan tetapi jangan sampai kesibukan Anda tersebut "merampas" hak Anda dalam menikmati kehidupan ini.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menekan resiko stres, serta agar hati dan pikiran bisa lebih tenang, sehingga Anda pun menjadi nyaman dan bisa berpikir dengan jernih.

Menenangkan Hati dan Pikiran

Tips Menenangkan Hati dan Pikiran

1. Pastikan Bersih dan Rapi Tempat Kerja dan Kamar Anda
Anda harus rajin membersihkan dan merapikan tempat kerja Anda, ruangan tidur Anda, atau tempat (ruangan) dimana Anda sering berada.

Kondisi stres karena banyak pikiran atau kondisi pikiran sedang kalut, dikhawatirkan kondisi stres bisa semakin buruk dan pikiran makin kusut akibat memandang meja kerja yang super berantakan.

Atau juga ketika melihat ruangan tidur (kamar) berantakan maka suasana hati menjadi ikut berantakan, alhasil tidurpun menjadi terganggu dan sangat tidak nyaman.

Oleh karena itu jangan malas untuk merapihkan ruangan yang Anda sering berada di situ, karena dengan kondisi ruangan (kamar, tempat kerja, dll) yang rapi dan bersih maka manfaatnya sangat besar, yaitu akan membuat suasana hati (mood) Anda menjadi lebih baik.

Anda pun akhirnya bisa lebih bersemangat dalam menjalankan aktivitas. Tidak jarang kondisi ruangan tempat kita berada ternyata mencerminkan kondisi pikiran kita sendiri.

Sehingga jangan hancurkan mood Anda hanya karena malas untuk memperbaiki kondisi ruangan. Nikmati saat-saat Anda membersihkan ruangan, buat seolah-olah Anda sedang membersihkan pikiran yang sedang kalut.

2. Sediakan Waktu Untuk Menikmati Keindahan Alam
Anda bisa sesekali meluangkan waktu untuk berpegian ke suatu tempat yang memiliki pemandangan alam yang bagus. Atau minimal Anda bisa melakukan hal-hal yang positif seperti menanam bunga, berkebun atau semacamnya.

Dengan menyadari akan adanya keindahan alam di bumi ini, percaya atau tidak hal ini akan memberikan energi kuat yang membuat Anda bisa merasa lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Bagi banyak orang, berjalan-jalan di tempat dengan pemandangan alam yang indah ataupun taman alam yang dibuat di kota, adalah aktivitas yang ampuh untuk membantu menekan rasa stress karena kesibukan bekerja.

Penelitian telah dilakukan untuk mengetahui manfaat manusia berinteraksi dengan alam. Pada penelitian yang dilakukan tahun 2008 oleh Mac Berman, dia merupakan psikolog di University of Michigan.

Penelitian dengan menyertakan 36 orang, yang setelah itu para peserta penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yang rencananya akan diberikan tes kognitif.

Pada dua kelompok itu diminta beristirahat secara terpisah, satu kelompok diminta beristirahat di perkotaan yang padat pemukimam. Satu kelompok lainnya diminta beristirahat di sebuah taman yang hijau, tenang dan banyak tanaman.

Setelah itu dilakukan tes kognitif pada kedua kelompok tersebut. Penelitian menemukan bahwa tes kognitif pada kelompok yang beristirahat di taman memiliki skor yang secara umum lebih tinggi.

Berada di tempat yang hijau atau tempat yang banyak tanaman, bisa membuat jiwa lebih nyaman, terhindar dari stres, dan bisa menimbulkan perasaan bahagia.

Banyak psikolog meyakini bahwa sering berinteraksi dengan alam bermanfaat agar seseorang bisa berpikir sangat jernih, dan juga bisa memperkuat kemampuan mental.


3. Sempatkan Waktu untuk Menyendiri (Jangan Terlalu Sering di Luar Rumah)
Untuk bisa menenangkan hati dan pikiran, maka sangat penting agar Anda dalam setiap harinya menyediakan waktu untuk sendiri, dimana tidak ada orang yang mangganggu.

Walaupun terus-terusan menyendiri itu tidak baik, tetapi setiap orang sebenarnya sangat memerlukan saat-saat tertentu untuk menyendiri.

Sempatkan diri untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai sendirian, sehingga pikiran yang awalnya kusut maka sedikit demi sedikit bisa lebih tenang.

Menyendiri juga diperlukan agar Anda bisa merenung, tentunya akan sulit melakukan perenungan jika di tengah-tengah keramaian, perlu suasana yang tenang untuk bisa merenung.

Ada yang mengatakan bahwa orang yang suka menyendiri bisa memunculkan sesuatu hal yang berkelas dan unik, yang tidak semua orang bisa lakukan. Hal itu karena mereka lebih sering menenangkan pikiran.

Bahkan ilmuwan-ilmuwan lebih suka menyendiri dibandingkan berada di tempat keramaian. Salah satunya adalah Albert Einstein, yang pernah mengatakan bahwa dirinya benci keramaian banyak orang dan benci disorot kamera untuk menjawab berondongan pertanyaan.

Albert Einstein merasa lebih bahagia bila sendirian karena dirinya akan melakukan banyak hal-hal yang disukainya.

Orang yang terlalu banyak punya aktivitas di luar rumah, dimana hampir tidak punya waktu beraktivitas di rumah. Maka akan sangat sering bersama orang-orang di keramaian.

Hal ini akan membuatnya terlalu banyak pikiran, tubuh juga lelah karena harus menjalankan terlalu banyak aktivitas di luar, sehingga hal ini bisa memicu stres.

Dengan menyendiri, maka Anda bisa lebih mudah untuk menenangkan pikiran, walaupun hanya meluangkan waktu selama 30 menit saja, tetapi ini sudah sangat baik. Adapun beraktivitas di luar rumah tentunya boleh, akan tetapi jangan berlebihan.

4. Berkumpul Bersama Keluarga
Sebuah kesalahan jika menganggap berkumpul bersama keluarga hanya buang-buang waktu saja, karena ternyata ada banyak manfaat yang didapat dari berkumpul bersama keluarga. Salah satunya adalah menjaga keharmonisan rumah tangga.

Dengan kondisi rumah tangga Anda yang harmonis, maka akan menenangkan hati dan pikiran Anda. Berkumpul bersama keluarga maka akan memperkuat komunikasi sesama anggota keluarga, sehingga tercipta suasana yang nyaman dan indah di rumah tangga Anda.

Berkumpul bersama keluarga juga akan membantu mengurangi tingkat stres setelah seharian lelah bekerja. Usahakan untuk menyediakan waktu agar bisa bercengkrama dan berkomunikasi sesama anggota keluarga, manfaat lainnya yaitu bisa menumbuhkan rasa percaya diri pada anggota keluarga.

Beberapa studi mengungkapkan bahwa hubungan keluarga yang harmonis dan berkumpul bersama keluarga merupakan cara sangat ampuh dalam mengatasi rasa gelisah, resah, ragu, dan tidak percaya diri.

Hal itu karena sesama anggota keluarga akan saling berbagi dan men-support satu sama lainnya. Hal ini penting, terutama untuk anak-anak yang sangat memerlukan motivasi dan bimbingan orang tuanya.

Berkumpul bersama keluarga akan memunculkan rasa bahagia, serta menenangkan hati dan pikiran. Oleh karena itu, jangan pernah ragu untuk menyisihkan waktu Anda untuk berkumpul bersama keluarga.

Orang yang menyediakan waktu yang cukup untuk bercengkrama bersama keluarga di rumah, maka umumnya akan lebih bahagia dan tenang jiwanya, ditambah lagi bahwa hubungan sosial dengan anak dan pasangan menjadi lebih erat.

5. Jangan Bergaul dengan Orang-orang yang Suka Mengeluh
Percaya atau tidak, teman pergaulan memberikan pengaruh sangat besar bagi perkembangan diri seseorang. Oleh karena itu hindari bergaul dengan orang yang suka mengeluh.

Bergaul dengan orang yang suka mengeluh, membuat Kita akan sering mendengarkan kata-kata negatif dan tidak produktif darinya, hal ini tanpa sadar bisa berdampak buruk bagi diri kita.

Menceburkan diri ke dalam kebiasaan yang suka mengeluh dan berkata-kata yang tidak berguna, bisa membuat Anda tidak bahagia, serta hati-pun tidak tenang karena banyaknya hal-hal negatif yang memasuki pikiran.

Bergaul dengan orang yang suka mengeluh dan pemalas akan berdampak buruk bagi hidup Anda, yang bisa membuat hati dan pikiran Anda tidak tenang jika berada di tengah-tengah orang seperti itu. Disinilah pentingnya memilih teman yang berkualitas.

Memilih teman yang berkualitas, seperti orangnya rajin, memiliki semangat tinggi, penyabar, pemaaf, berakhlak baik dan sebagainya, akan menjadikan hidup Anda tenang dan nyaman berada di dekat orang-orang seperti itu.

Teman yang buruk hanya akan menjadi bencana bagi hidup Anda, yang akan membuat hati dan pikiran anda menjadi galau, bahkan bisa membuat hidup Anda hancur.

Adapun teman yang baik, maka mereka adalah orang yang bijak dan bisa memberikan support disaat masa-masa sulit Anda, sehingga hati Anda menjadi tenang berteman dengannya.


6. Mulailah untuk Rutin Berolahraga
Olahraga sangat penting, oleh karena itu jangan malas untuk berolahraga. Anda tidak perlu melakukan olahraga berat, Anda bisa melakukan olahraga sederhana seperti jogging santai selama 20-30 menit, yang penting dilakukan secara rutin di pagi hari, kalau bisa setiap hari (Minimal 4 kali dalam seminggu).

Kondisi tubuh yang sehat membuat pikiran Anda bisa lebih tenang. Apabila Anda adalah orang yang rutin berolahraga, kemudian berhenti melakukan olahraga, maka akan dirasakan sepertinya ada yang kurang dalam kehidupan.

Olahraga ringan seperti jogging atau hanya berjalan kaki, sudah bisa memberikan manfaat untuk menjaga berat badan, memperkuat jantung, mencegah osteoporosis, mencegah tubuh mudah jatuh sakit, dan membuat jiwa semakin bahagia serta membuat pikiran lebih tenang.

Saat olahraga seperti jongging, jalan kaki, dll maka tubuh akan memproduksi hormon endorfin yang dikenal sebagai hormon bahagia ke dalam aliran darah, hal ini berdampak baik pada jiwa agar lebih tenang, serta agar bisa lebih jernih dalam berpikir.

Apalagi jika olahraga yang dilakukan berada di tempat dengan kondisi udara yang bersih dan segar. Olahraga akan me-refresh pikiran agar tidak stres.

7. Hindari Membaca atau Menonton Berita Negatif
Walaupun memang tidak ada hubungannya dengan permasalahan dalam kehidupan Anda, namun memasukan pikiran dengan berita negatif ternyata bisa memunculkan banyak kecemasan di dalam hati, yang sebenarnya rasa cemas itu tidak perlu.

Sehingga menonton berita yang bersifat negatif (termasuk berita hoax) tidaklah berguna, bahkan malah bisa berdampak buruk bagi pikiran Anda. Yang hanya akan membuat isi pikiran Anda menjadi bertambah dengan sesuatu yang tidak penting.

Oleh karena itu, batasi kebiasaan membaca koran atau menonton televisi, agar pikiran tidak terkontaminasi berita-berita negatif yang mengakibatkan pikiran menjadi tidak tenang.

Dari laman Prevention.com menyebutkan bahwa sering menonton atau mambaca berita negatif berdampak buruk bagi pikiran dan bisa memicu stres, terutama bagi kaum wanita.

Sebuah peneliti yang dilakukan untuk mengetahui besarnya dampak berita negatif. Peneliti melakukan pengecekan pada tingkat hormon kortisol peserta saat mereka membaca berita.

Yang setelah itu akan dihadapkan pada tantangan mental di depan hakim, yang bertujuan untuk memprovokasi stres.

Pada besok harinya, para peserta diminta untuk mencoba secara spesifik mengingat berita yang dibacanya kemarin.

Dan hasilnya, para wanita yang membaca berita negatif, mereka menjadi lebih reaktif menanggapi situasi stres dibandingkan wanita yang membaca berita netral.

Marie-France Marin, penulis studi dari University of Montreal, menjelaskan bahwa berita negatif sangat mempengaruhi kejiwaan seseorang, terutama untuk wanita. Dimana wanita lebih mudah stres dalam menanggapinya.

Oleh karena itu, apabila Anda menonton berita mengenai pembunuhan dan tindakan kriminal lainnya, kemudian hal tersebut memicu rasa stres, maka tukar bentuk informasi yang akan Anda  tonton, lebih baik cari konten tayangan yang lebih ringan.

8. Lakukan Gerakan Relaksasi 
Ada juga bisa menenangkan pikiran dengan cara sangat sederhana, dimana Anda hanya perlu mengambil napas dalam-dalam secara perlahan, lalu menghembuskannya kembali. Selain itu, Anda bisa melakukan hal-hal yang bisa merenggangkan otot-otot tubuh. Hal ini akan bisa membantu pikiran menjadi lebih baik dan tenang.

Relaksasi akan membebaskan diri dari segala macam bentuk ketegangan otot maupun pikiran, yang berbentuk gerakan-gerakan tersusun untuk merilekskan tubuh, dan menjadikan kondisi dari tegang menjadi rileks sehingga tercipta suasana perasaan yang nyaman dan tenang.

9. Curhat dan Berkomunikasi
Jika problem yang dihadapi sangat besar, sehingga tidak memungkinkan untuk menyelesaikannya sendirian, maka curhat bisa meringankan beban pikiran dan masalah Anda. Curhat akan membuat pikiran anda jauh lebih tenang.

Namun, tidak boleh sembarangan dalam memilih teman curhat untuk menyelesaikan masalah, pilihlah orang yang bisa dipercaya, sehingga rahasia Anda tetap terjaga dan masalah berhasil terselesaikan.

Pikiran yang tidak tenang muncul karena adanya suatu masalah. Untuk membuat pikiran tenang maka lakukan komunikasi pada orang yang Anda anggap mampu untuk mengatasi problem yang anda hadapi.


10. Terapkan Berpikir Positif dalam Hidup
Berpikir positif sangat penting, dan bisa merubah diri Anda menjadi lebih baik. Adapun berpikir negatif mengakibatkan jiwa akan terus dalam keadaan sengsara, serta pikiran menjadi tidak tenang.

Memang, agar bisa selalu berpikir positif tidaklah mudah, dimana dalam kondisi sangat tertekan seringkali membuat seseorang tidak tahan, hal ini masih dalam batas normal sebenarnya. Hanya saja, sebagian besar waktu kehidupan harus diisi dengan isi pikiran yang baik (positif).

Jangan sampai memasukan hal-hal yang buruk ke dalam pikiran. Kita semua perlu berusaha berlatih agar jiwa senantiasa mamapu  berpikir positif untuk menemukan jalan keluar dari problem yang dihadapi.

Berpikir secara berlebihan adalah hal yang kurang baik, hal itu karena pikiran juga perlu diistirahatkan. jangan digunakan terus-terusan tanpa istirahat.

Berpikir positif, efektif dan produktif, berarti Anda harus membuang segala bentuk pikiran yang tidak produktif atau tidak berguna. Buang segala pikiran yang membuat Anda stres, tidak percaya diri, ragu-ragu, dan sebagainya.

Berpikirlah secara realistis dalam mencari jalan keluar permasalahan. Agar dapat berpikir realistis maka kondisi jiwa harus stabil, sehingga Anda lebih bisa untuk berpikir jernih.

Dengan berpikir positif maka jiwa akan menjadi lebih tenang. Untuk bisa berpikir positif, maka Anda juga harus menjadi orang yang mampu melihat sisi baik dari segala sesuatu. Dalam setiap keadaan, terutama dalam keadaan yang buruk.

Bagaimanapun keadaan, maka jadilah orang yang terbiasa memandang dari sisi positif. Ketika melakukan kesalahan, maka tinggal memperbaikinya, tidak perlu terlalu menyesalinya karena hal itu tidak bermanfaat.

Orang yang terbiasa memandang dengan sisi positif, maka akan sering mendapatkan hikmah dari setiap kejadian yang dialaminya, walaupun itu kejadian yang buruk.

Orang yang mampu berpikir positif maka tidak mudah untuk mengeluh, bahkan mampu selalu bangkit dari setiap kali terjatuh. Sehingga kalau diperhatikan, umumnya orang-orang yang sukses adalah mereka yang terbiasa berpikir positif.

11. Cintai Diri Sendiri
Cintailah diri sendiri, jangan berpikir dan merasa bahwa diri Anda tidak pantas disayangi, hal ini akan memunculkan rasa gelisah dan hati menjadi tidak tenang, karena secara tidak langsung menilai bahwa diri ini tidak berguna. Selain mencintai orang lain maka Anda juga harus mencintai diri sendiri.

12. Jangan Malu Untuk Menangis
Jika memang ingin menangis (bukan dibuat-buat) maka jangan ditahan, langsung saja keluarkan sebanyak yang anda inginkan, tetapi dilakukan di tempat yang tersembunyi dari orang lain.

Umumnya orang akan merasa lebih lega setelah menangis, bahkan penelitian menyebutkan bahwa menangis bisa lebih memenangkan hati, serta bisa menyehatkan tubuh.

13. Jaga Hubungan Yang Baik dengan Keluarga
Seorang manusia sangat membutuhkan interaksi dengan orang di sekitarnya, terutama ketika problem datang melanda. Interaksi yang dilakukan akan membuat hati dan pikiran menjadi lebih tenang, terutama yang sangat penting adalah interkasi bersama keluarga, saudara atau orang-orang dekat.

Berkumpul bersama orang-orang tercinta akan membuat Anda termotivasi dengan keberadaan mereka. Walaupun Anda tidak menceritakan masalah yang dirasakan, namun cukup dengan berada di dekat orang-orang tercinta akan menenangkan hati dan pikiran Anda.

14. Berbagi dengan Orang Lain
Berbagilah dari apa yang Anda miliki dengan orang lain, khususnya untuk mereka yang membutuhkan, maka hal ini dapat menjadikan hati dan pikiran tenang.

Hal itu karena dengan berbagi maka Anda akan tahu bahwa di luar sana masih banyak sekali orang-orang yang berada dalam kondisi terjepit. Hal ini akan membuat Anda lebih semangat dalam menjalani kehidupan.

15. Gunakan Aroma Terapi yang Menenangkan
Aroma terapi dapat menjadikan mood lebih baik, serta membuat hati menjadi lebih nyaman dan tenang. Aroma terapi yang populer diketahui mampu membuat mood lebih baik adalah aroma lavender. Tetapi Anda sebenarnya dapat memilih yang lainnya, karena semua jenis aroma terapi memberikan efek yang menenangkan.

Untuk menggunakan aroma terapi, Anda bisa menaruhnya di berbagai sudut ruangan, atau aroma terapi dapat Anda jadikan parfum yang bisa dibawa kemana saja.

16.  Usahakan Menghindari Kebisingan
Ketika kondisi pikiran sedang kalut dan perasaan terasa campur aduk, maka hendaknya untuk tidak berada di keramaian atau tempat yang secara umum menimbulkan kebisingan. Hal itu karena berada di tempat bising saat itu, menyebabkan perasaan semakin gundah, serta pikiran semakin mumet. Hal ini sangat tidak baik.

17. Lakukan Peregangan Otot
Ketika perasaan gundah maka tubuh juga akan terkena dampak buruknya. Dengan begitu, Anda bisa melakukan olahraga ringan berupa meregangkan otot, sehingga otot tidak tegang. Manfaat lainnya dari peregangan otot ini yaitu oksigen dapat mengalir lebih lancar, hal ini berdampak pada peningkatan mood, serta hati dan pikiran bisa merasa lebih tenang.

18. Rasa Bersyukur
Jika Anda pernah bersedih, maka orang lain pun pernah mengalami rasa sedih. Bahkan, bisa saja kesedihan yang dialami orang lain jauh lebih besar. Hanya saja Anda tidak tahu.

Sehingga hal yang saya kira penting yaitu Anda harus fokus pada apa yang telah Anda miliki. Fosuklah pada apa yang sudah dicapai, sehingga Anda nantinya bisa menyadari bahwa ada banyak orang yang nasibnya di bawah Anda.

Jika ingin cara yang lebih manjur maka Anda dapat secara langsung mengunjungi tempat orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang sakit, disitulah nantinya Anda akan merasa sangat bersyukur.

Bersyukur akan membuat dada Anda menjadi lapang, sehingga jiwa dan pikiran pun menjadi lebih tenang.


Artikel Terkait:

Tips Kesehatan

Tips Psikologi & Pengembangan Diri

Tekno